Menteri BUMN, Erick Thohir memberangkatkan 94.753 peserta Mudik Bersama BUMN 2024, Jumat (5/4/2024). (dok. Kementerian BUMN)
Pada kesempatan tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, BUMN sebagai benteng ekonomi nasional akan terus meningkatkan kinerja dan membuat program yang berpihak kepada masyarakat.
Sementara, Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro, mengungkapkan Perumnas akan sepenuhnya mendukung agenda Kementerian BUMN ini dalam menjalankan peran sosialnya melalui Program Mudik Asyik Bersama BUMN 2024.
“Tidak hanya menyediakan sarana transportasi gratis, tetapi juga konsisten dalam penyelenggaraan arus mudik yang kondusif dengan mengedepankan keamanan dan keselamatan pemudik,” ujar Budi, Jumat (5/4/2024).
Ilustrasi. Sejumlah calon pemudik menunggu jadwal keberangkatan bus di Terminal Pondok Pinang, Jakarta, Selasa (18/4/2023). (IDN Times/Herka Yanis)
Mudik tahun ini, Perumnas akan mengakomodasi armada bus yang lebih banyak dibanding tahun sebelumnya, yaitu lima unit untuk 250 pemudik. Dengan rute tujuan Jakarta ke Wonosobo, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Solo.
Sementara, kegiatan flag off pelepasan mudik ini dilakukan serentak di dua tempat yaitu Silang Monas Jakarta bersama seluruh BUMN dan Kantor Pusat Wisma Perumnas Jakarta.
“Program Mudik Gratis Bersama Perumnas 2024 ini sejalan dengan tujuan dari SDGs TPB 11 kota dan komunitas yang berkelanjutan,” ujar Budi.
3. Peserta mudik merasa terbantu
Mudik gratis ke Jawa Timur lebaran 2024 (Dok.IDN Times/istimewa)
Mudik gratis yang diselenggarakan Perumnas juga membuat peserta mudik merasa terbantu. Apalagi dengan prosedur pendaftaran yang mudah.
“Saya dan keluarga sangat bersyukur tahun ini dapat tiket mudik gratis dari Perumnas, karena prosedur pendaftaran yang cukup mudah, kami juga mendapat banyak atribut seperti kaos, topi, selimut, makanan, doorprize dan yang paling penting adalah asuransi selama perjalanan,” ungkap Thariq, salah satu peserta Mudik Gratis Perumnas 2024.
Program mudik ini merupakan wujud dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), guna membantu masyarakat menengah ke bawah dan meminimalisasi risko kecelakaan lalu lintas dalam momentum mudik Lebaran.
Sumber : idntimes.com